Dasar-dasar K2K3 Sebagai Pedoman 4 Pilar Keselamatan

K2K3 adalah istilah yang sering kita dengar dalam dunia ketenagalistrikan. K2 singkatan dari Keselamatan Ketenagalistrikan, sedangkan K3 singkatan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dalam bekerja kita harus selalu mematuhi kaedah k2k3, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diingankan ketika bekerja.

HUBUNGAN ANTARA K2 DAN K3

Bagaimana hubungan antara K2K3 ?

Hubungan antara K2K3 bisa dijelaskan sebagai berikut :

K2 = Keselamatan Ketenagalistrikan

K3 = Keselamatan dan Kesehatan Kerja

KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN (K2)

Keselamatan Ketenagalistrikan ialah semua usaha atau langkah-angkah penyelamatan instalasi tenaga listrik dan penyelamatan pemanfaat tenaga listrik untuk merealisasikan keadaan handal untuk instalasi dan keadaan aman dari bahaya untuk manusia, dan keadaan dekat lingkungan (ramah lingkungan), dalam makna tidak menghancurkan lingkungan hidup disekitar instalasi tenaga listrik.

Usaha untuk merealisasikan ” A 3 ” bisa dilaksanakan dengan ;

a. Standarisasi

b. Penerapan 4 pilar K2

c. Sertifikasi

d. Penerapan SOP / IK

e. Adanya pengawas pekerjaan

KESELAMATAN dan KESEHATAN KERJA (K3)

Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Keamanan yang selanjutnya disingkat K3 adalah semua rutinitas untuk jamin dan membuat pelindungan keselamatan, kesehatan dan keamanan tenaga kerja melalui usaha pengamanan kecelakaan kerja dan penyakit karena kerja.

TERMINOLOGI

Dasar-dasar k2k3 sebagai pedoman 4 pilar keselamatan

• Bahaya; Perlakuan dan Kondisi Tidak Aman

• Insiden dan Near Miss

• Kecelakaan

Bahaya Potensial

Adalah sumber bahaya potensial yang dapat menyebabkan kecelakaan dan permasalahan kesehatan, atau disebut rugi.

Bahaya dapat berupa beberapa bahan kimia, bagian-bagian mesin, bentuk energi, mekanisme kerja, lingkungan kerja atau kondisi kerja

Kondisi tidak aman (Unsafe Condition)

Satu lingkungan kerja, instalasi dan utilitas pada kondisi berefek yang berpotensi berjalannya peristiwa dan/ atau kecelakaan.

Tindakan tidak aman (Unsafe Action)

Satu tindakan yang dilaksanakan seorang atau kelompok orang yang mempunyai potensi untuk mendapatkan cidera atau kecelakaan.

Incident-Near Miss

Peristiwa yang tidak diinginkan dan tidak diperhitungkan/ mendadak jika sedikit saja ada pengubahan karena itu bisa menyebabkan berlangsungnya cidera, PAK, kerusakan barang, masalah pada pekerjaan dan/ pencemaran.

Accident

Peristiwa yang tidak diinginkan dan tidak diperhitungkan/ mendadak berpengaruh berlangsungnya cedera, PAK, kerusakan barang, pencemaran dan/ masalah pada pekerjaan.

LANDASAN HUKUM K2K3/ DASAR HUKUM K2K3

Dasar-dasar K2K3 Sebagai Pedoman 4 Pilar Keselamatan

a. UU No.1 / 1970 perihal Keselamatan Kerja

b. UU No.30 / 2009 perihal Ketenagalistrikan

c. Keppres No.22 / 1993 ttg Penyakit Yang Muncul Karena Hubungan Kerja

d. Kep Menaker No.5/Men/1996 ttg Sistem Manajemen K3 (SMK3)

e. Kep Direksi No.090.K/DIR/2005 ttg Pedoman Keselamatan Instalasi

f. Kep Direksi No.091.K/DIR/2005 ttg Pedoman Keselamatan Umum

g. Kep Direksi No.092.K/DIR/2005 ttg Pedoman Keselamatan Kerja

Berdasar Undang-undang NO 30 tahun 2009 mengenai ketenagalistrikan, Keselamatan Ketenagalistrikan bisa dijelakan sebagai barikut :

a. Setiap aktivitas usaha ketenagalistrikan harus penuhi ketetapan keselamatan ketenagalistrikan

b. Keselamatan ketenagalistrikan mencakup :

  • Standarisasi
  • Pengamanan instalasi dan pemanfaat TL untuk merealisasikan keadaan :

– Andal dan aman untuk instalasi ( Keselamatan Instalasi )

– Aman dari bahaya untuk manusia :

  • Tenaga Kerja ( Keselamatan Kerja )
  • Masyarakat Umum ( Keselamatan Umum)
  • Ramah lingkungan ( Keselamatan Lingkungan)
  • Sertifikasi :

– Sertifikasi laik operasi untuk instalasi pengadaan TL,

– Sertifikasi kecocokan dengan standard PUIL untuk instalasi pendayagunaan TL (instalasi konsumen setia),

– Tanda keselamatan untuk pemanfaat TL (alat kerja/rumah tangga)

– Sertifikasi kapabilitas untuk tenaga tehnik ketenagalistrikan

LINGKUP K2K3

Pegangan awalnya dalam melakukan aktivitas yang berpotensi bahaya :

– Standarisasi Proses ( Penempatan dsb)

– Standarisasi Tes (Performnce Tes, Komisioning dsb)

– Standarisasi Produk (Detail dsb)

4 (EMPAT) PILAR K2

Dasar-dasar K2K3 Sebagai Pedoman 4 Pilar Keselamatan

Pilar 1 : Keselamatan Kerja

Ialah usaha untuk mewujudkan keadaan aman untuk karyawan dari bahaya yang bisa diakibatkan oleh aktivitas instalasi dan aktivitas ketenagalistrikan yang lain dari Perusahaan, dengan memberi pelindungan, penjagaan dan penuntasan pada berlangsungnya kecelakaan kerja dan penyakit yang muncul karena jalinan kerja yang menerpa karyawan.

Pilar 2 : Keselamatan Umum

Ialah usaha untuk mewujudkan keadaan aman untuk warga umum dari bahaya yang disebabkan oleh aktivitas instalasi dan aktivitas ketenagalistrikan yang lain dari Perusahaan, dengan memberi pelindungan, penjagaan dan penuntasan pada berlangsungnya kecelakaan warga umum yang terkait dengan aktivitas Perusahaan.

Pilar 3 : Keselamatan Lingkungan

Ialah usaha untuk mewujudkan keadaan dekat lingkungan dari instalasi, dengan memberi pelindungan pada berlangsungnya pencemaran dan / atau penjagaan pada berlangsungnya kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas instalasi.

Pilar 4 : Keselamatan Instalasi

Ialah usaha untuk mewujudkan keadaan handal dan aman untuk instalasi, dengan memberi pelindungan, penjagaan dan penyelamatan pada berlangsungnya masalah dan kerusakan yang menyebabkan instalasi tidak bisa berperan secara normal dan atau tidak bisa bekerja.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca. Mohon masukan dan saran jika memang ada yang ingin disampaikan. Terimakasih.

#keepsafetykeephealthy

Tinggalkan komentar